Asesmen Risiko Klinis
clinical risk assessment
Ringkasan Singkat
Asesmen risiko klinis adalah prediksi berbasis klinisi mengenai kemungkinan individu menimbulkan ancaman atau terlibat dalam perilaku tertentu (misalnya kekerasan) dalam periode waktu tertentu, berdasarkan pengalaman, penalaran, observasi, pemeriksaan, tes psikologis, dan riwayat hidup, bukan formula statistik.
Asesmen risiko klinis adalah sebuah proses prediksi yang dilakukan oleh seorang klinisi untuk memperkirakan kemungkinan bahwa seorang individu akan menimbulkan ancaman bagi orang lain atau terlibat dalam perilaku tertentu, seperti kekerasan, dalam jangka waktu tertentu. Proses ini berbeda secara signifikan dari asesmen risiko aktuaria.
Dalam asesmen risiko klinis, tidak ada formula spesifik atau sistem pembobotan yang menggunakan prediktor yang diturunkan secara empiris secara kaku. Sebaliknya, para klinisi membuat prediksi mengenai tingkat bahaya atau perilaku kekerasan terutama berdasarkan akumulasi pengalaman pribadi mereka, penalaran klinis, dan penilaian profesional. Selain itu, mereka juga mengandalkan observasi langsung, pemeriksaan menyeluruh, hasil tes psikologis individu, dan informasi penting yang diperoleh dari riwayat hidup pasien. Pendekatan holistik ini memungkinkan pemahaman yang lebih kaya dan kontekstual terhadap individu, meskipun mungkin kurang terstandardisasi dibandingkan metode aktuaria.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/clinical-risk-assessment
- Douglas, K. S., & Kropp, P. R. (2002). A conceptual model of the assessment of risk for violence in psychiatric patients. Psychiatric Services, 53(1), 2–6.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.